⋆˚࿔ RANGKAIAN SERI, PARALEL & CAMPURAN ⋆˚࿔
📌 Definisi Raingkaian Seri⋆˚꩜。
Rangkaian seri adalah rangkaian listrik di mana komponen (misalnya lampu atau resistor) disusun berderet dalam satu jalur. Arus yang mengalir sama melalui setiap komponen.
🍄 Rumus ⋆˙⟡
Hambatan total (Rₜ)
Rt=R1+R2+R3+…Rt=R1+R2+R3+…Arus (I) sama di setiap komponen
I=I1=I2=I3I=I1=I2=I3Tegangan total (Vₜ)
Vt=V1+V2+V3Vt=V1+V2+V3
📌 Definisi Rangkaian Paralel ⋆˚꩜。
Rangkaian paralel adalah rangkaian di mana komponen dihubungkan bercabang, sehingga setiap komponen mendapat jalur arus sendiri. Tegangan pada tiap cabang sama.
🍄 Rumus ⋆˙⟡
Tegangan (V) sama di setiap cabang
V=V1=V2=V3V=V1=V2=V3Hambatan total (Rₜ)
1Rt=1R1+1R2+1R3+…Rt1=R11+R21+R31+…Arus total (Iₜ)
It=I1+I2+I3It=I1+I2+I3
📌 Definisi Rangkaian Campuran⋆˚꩜。
Rangkaian campuran merupakan gabungan antara rangkaian seri dan paralel dalam satu rangkaian listrik. Sebagian komponen tersusun seri, sebagian lainnya paralel.
🍄 Rumus ⋆˙⟡
Menggabungkan rumus seri dan paralel:
Jika bagian seri:
R=R1+R2R=R1+R2Jika bagian paralel:
1R=1R1+1R2R1=R11+R21Total hambatan diperoleh dengan menghitung bagian paralel terlebih dahulu, lalu dijumlahkan dengan bagian seri.
𓂃 𓈒𓏸 PHET 𓂃 𓈒𓏸
1. R2 dan R7 (paralel) ⋆🐾°
R2 = 600 Ω
R7 = 600 Ω
R2,7 = 300 Ω
2. R5 dan R6 (paralel) ⋆🐾°
R5 = 100 Ω
R6 = 100 Ω
R5,6 = 50 Ω
3. Menggabungkan bagian kanan (seri) ⋆🐾°
Rtotkanan = R2,7 + R4 + R5,6
= 300 + 400 + 50 = 750 Ω
4. Paralel dengan R3 ⋆🐾°
R3 = 400 Ω
Rkanan = 750 Ω
Gabungan paralel= 260,87 Ω
5. Seri dengan R1 ⋆🐾°
R1 = 200 Ω
Rtot = 200 + 260,87 = 460,87 Ω
6. Arus rangkaian total ⋆🐾°
I = V / R
V = 10V
I = V/Rtotal
I = 10 / 460,87
I = 0,0217A
1. R7, R8, R9 ִ ࣪𖤐
Total : 500 Ω
2. R2, R1, R0 ִ ࣪𖤐
Total : 500 Ω
3. Rangkaian Paralel 1 ִ ࣪𖤐
1 / 500 + 1 / 500 : 2 / 500: 250 Ω
4. R5, R6 ִ ࣪𖤐
1 / 200 + 1 / 200: 2 / 200: 200 / 2: 100 Ω
5. RSeri ִ ࣪𖤐
350 Ω
6. RParalel ִ ࣪𖤐
1500 x 350 / 1500 + 350: 283,78 + 500 = 783,78 Ω
7. Arus rangkaian total ִ ࣪𖤐
V =I x R
V = I x Rtotal
V = 3 x 783,78 = 851,35
V = 851,35 Ω
