Mr. Bayu : Oke Aby Sip
Mr Tambah 5 nilai karena telah menambah button SAS ICCT
Jadi Nilainya = 95
SAS ICCT ABY
1.Menyederhanakan rangkaian parallel = 1/10 + 1/10 + 30 (rangkaian seri) = 35 ohm (rangkaian yang berada pada sebelah kanan setelah disederhanakan). Lanjut diparalelkan dengan R3 (lampu yang posisinya tidur) : 35×10 / 35+10 = 7,8, setela itu tinggal di seri kan dengan R1 : 10+7,8 = 17,8 Ω adalah hambatan total dari rangkaian tersebut.
Setelah itu kita cari arus nya dengan cara volt pada baterai dibagi oleh total hambatan = 10,7 V/ 17,8 Ω = 0,6 Ampere
Pertama tama kita hitung dulu rangkaian yang berada di sebelah kanan yaitu dengan menyederhanakan rangkaian paralel (R4 dan R5) menjadi 5 Ω , setelah itu kita tambahkan dengan total 4 rangkaian seri yang masing masing hambatannya adalah 10 Ω = 5 + (10×4) = 45 Ω (Rangkaian kanan). Setelah itu kita lanjut memparalelkan 45 Ω dengan lampu yang berposisi tidur ( R2) : 45×10/45+10 = 450/55 = 8,2 Ω lalu di serikan dengan 10 Ω : 10+8,2 Ω= 18,2 Ω (total hambatan dari rangkaian tersebut)
Kita menghitung Ampere nya dengan Volt dibagi Hambatan nya: 10 V/18,2 Ω = 0,55 Ampere
Pertama tama kita hitung dulu rangkaian yang bisa disederhanakan yaitu R3 dan R4 yaitu menjadi 13,8 lalu kita hitung dan sederhanakan rangkaian yang berada di sebelah kanan, paralel = 1/10+1/10 = 5 Ω , lalu kita tambahkan dengan rangkaian seri yang lain disana yaitu 5Ω + 10 + 5 + 5 + 10 = 35 Ω lalu kita paralel dengan 13,8 Ω jadi : 35×13,8/35+13,8 = 9,9 Ω ditambahkan dengan 10 Ω jadi 19,9 Ω adalah hambatan totalnya.
Untuk mencari Ampere nya kita 14 V / 19,9Ω yaitu hasilnya = 0,70 Ampere sama seperti di phet.
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.
