Mad Badal dan Mad Farq ── .✦
Pengertian
- Mad Badal (مَدّ بَدَل)
Terjadi apabila ada hamzah (ء) bertemu dengan huruf mad (ا – و – ي). Hamzahnya berubah menjadi huruf mad, dan dibaca panjang 2 harakat.
➝ Contoh: إيمان (dibaca Īmān). - Mad Farq (مَدّ فَرْق)
Terjadi apabila ada hamzah istifhām (ء di awal kata untuk bertanya) bertemu dengan lam ta‘rīf (ال). Mad ini dibaca panjang 6 harakat untuk membedakan (farq) antara kalimat tanya dan kalimat berita.
➝ Contoh: آلله (dibaca Āllāhu dengan panjang 6 harakat, artinya: “Apakah Allah…?”).
Kaidah Kebahasaan
- Mad Badal:
- Asalnya adalah hamzah + hamzah → yang pertama berubah menjadi huruf mad.
- Dibaca panjang 2 harakat.
- Mad Farq:
- Asalnya hamzah istifhām (أَ) + alif lam ta‘rīf (ال).
- Dibaca panjang 6 harakat.
- Hanya muncul di awal kalimat (karena bentuk istifhām/pertanyaan).
Cara Mengenali
- Mad Badal:
- Cari huruf mad (ا – و – ي).
- Lihat apakah sebelumnya ada hamzah (ء).
- Jika iya, maka itu mad badal → panjang 2 harakat.
- Mad Farq:
- Cari ayat yang dimulai dengan hamzah tanya (أَ).
- Jika setelahnya ada alif lam ta‘rīf (ال), maka menjadi آلـ…
- Itu mad farq → panjang 6 harakat.
Contoh ayat yang terdapat bacaan Mad Farq ᯓᡣ𐭩
Yunus · Ayat 59
قُلْ اَرَءَيْتُمْ مَّآ اَنْزَلَ اللّٰهُ لَكُمْ مِّنْ رِّزْقٍ فَجَعَلْتُمْ مِّنْهُ حَرَامًا وَّحَلٰلًاۗ قُلْ ءٰۤاللّٰهُ اَذِنَ لَكُمْ اَمْ عَلَى اللّٰهِ تَفْتَرُوْنَ ٥٩
qul a ra’aitum mâ anzalallâhu lakum mir rizqin fa ja‘altum min-hu ḫarâmaw wa halâlâ, qul âllâhu adzina lakum am ‘alallâhi taftarûn
Katakanlah (Nabi Muhammad), “Terangkanlah kepadaku tentang rezeki yang diturunkan Allah kepadamu, lalu kamu jadikan sebagiannya haram dan sebagiannya halal.” Katakanlah, “Apakah Allah telah memberikan izin kepadamu (tentang ini) ataukah kamu mengada-ada atas nama Allah?”
Al-An’am · Ayat 143
ثَمٰنِيَةَ اَزْوَاجٍۚ مِنَ الضَّأْنِ اثْنَيْنِ وَمِنَ الْمَعْزِ اثْنَيْنِۗ قُلْ ءٰۤالذَّكَرَيْنِ حَرَّمَ اَمِ الْاُنْثَيَيْنِ اَمَّا اشْتَمَلَتْ عَلَيْهِ اَرْحَامُ الْاُنْثَيَيْنِۗ نَبِّئُوْنِيْ بِعِلْمٍ اِنْ كُنْتُمْ صٰدِقِيْنَ ١٤٣
tsamâniyata azwâj, minadl-dla’nitsnaini wa minal-ma‘zitsnaîn, qul âdz-dzakaraini ḫarrama amil-untsayaini ammasytamalat ‘alaihi ar-ḫâmul-untsayaîn, nabbi’ûnî bi‘ilmin ing kuntum shâdiqîn
Ada delapan hewan ternak yang berpasangan (empat pasang, yaitu) sepasang domba dan sepasang kambing. Katakanlah, “Apakah yang Dia haramkan itu dua yang jantan, dua yang betina, atau yang ada dalam kandungan kedua betinanya? Terangkanlah kepadaku berdasarkan pengetahuan jika kamu orang yang benar.”
Contoh ayat yang terdapat bacaan Mad Badal ᯓᡣ𐭩
Al-Insyiqaq · Ayat 7
فَاَمَّا مَنْ اُوْتِيَ كِتٰبَهٗ بِيَمِيْنِهٖۙ ٧
fa ammâ man ûtiya kitâbahû biyamînih
Adapun orang yang catatannya diberikan dari sebelah kanannya,
Al-A’la · Ayat 18
اِنَّ هٰذَا لَفِى الصُّحُفِ الْاُوْلٰىۙ ١٨
inna hâdzâ lafish-shuḫufil-ûlâ
Sesungguhnya (penjelasan) ini terdapat dalam suhuf (lembaran-lembaran) yang terdahulu,
