MAD BADAL & MAD FARQ
1. Pengertian Mad Badal
Mad badal merupakan penggantian huruf hamzah (ء) mati dengan huruf alif (ا), ya (ئ), atau wau (ؤ) yang disesuaikan dengan harakat huruf sebelumnya. Cara membacanya adalah dengan dipanjangkan satu alif atau bisa disebut dua harakat.
Dalam bahasa Arab, mad berarti panjang dan badal artinya pengganti. Maka dari itu, mad badal harus dibaca panjang 2 harakat.
Apabila terdapat dua hamzah, yang pertama hidup sedangkan yang kedua mati
Contoh Mad Badal di dalam Al-Quran
- QS. Ad-Dhuha Ayat 4
وَلَلْءَاخِرَةُ خَيْرٌ لَّكَ مِنَ ٱلْأُولَىٰ
Keduanya dibaca mad badal dengan panjang 2 harakat
ءَآخِرَةُ → hamzah (ء) bertemu alif (آ).
ٱلْأُولَىٰ → hamzah (أُ) bertemu huruf wawu mati (وْ).
Artinya: “Dan sesungguhnya hari kemudian itu lebih baik bagimu daripada yang sekarang (permulaan),” (QS. Ad-Dhuha [93]: 4).2.QS. Al-Quraisy Ayat 1
لِإِيلَٰفِ قُرَيْشٍ
Mad badal ada pada إِي di kata لِإِيلَافِ
Karena ada hamzah berharakat kasrah (إِ) diikuti huruf ya mati (يْ).Itulah ciri mad badal, panjangnya 2 harakat
Artinya: “Karena kebiasaan orang-orang Quraisy,” (QS. Al-Quraisy [29]: 1)
2. Pengertian Mad Farq
- Secara bahasa mad farq adalah bacaan panjang yang fungsinya membedakan kalimat istifham (pertanyaan) dan khabar (keterangan).
- Mad farqi adalah mad yang tercipta dari pertemuan mad badal dan huruf yang bertasydid.
Contoh Mad Farq di dalam Al-Quran
- Surat An Naml Ayat 59
ءَآللَّهُ خَيْرٌ أَمَّا يُشْرِكُونَ
Terjadi karena ada hamzah istifhām (ءَ) yang bertemu dengan alif lām ta‘rīf (اللَّهُ).
Dibaca panjang 6 harakat.Artinya:
“Katakanlah (Muhammad), segala puji bagi Allah, dan sejahtera atas hamba-hamba-Nya yang dipilih-Nya. Apakah Allah yang lebih baik, ataukah apa yang mereka persekutukan (dengan-Nya)?”
(QS. An-Naml: 59) - Surat Yunus Ayat 59
قُلْ ءَآللَّهُ أَذِنَ لَكُمْ
Asalnya dari أَ + آللَّهُ (hamzah istifhām + alif lām ta‘rīf).
Ketika bertemu, dibaca panjang (mad farq) yaitu 6 harakat.
Artinya: “Apakah Allah yang telah memberi izin kepadamu, ataukah kamu mengada-adakan terhadap Allah (sesuatu) yang tidak benar?” (QS. Yunus: 59
