safa Science

Kenapa Bernapas itu Penting untuk Kehidupan?

       Sistem pernapasan adalah serangkaian organ yang bertugas untuk mengatur pertukaran gas antara tubuh manusia dengan lingkungan. Gas oksigen dibutuhkan oleh sel-sel tubuh untuk menghasilkan energi. Sedangkan gas karbon dioksida sebagai sisa metabolisme harus dikeluarkan supaya tidak menumpuk dan tidak membahayakan kesehatan.

       Bagian dari organ pernapasan manusia antara lain adalah hidung. Hidung adalah organ pertama pada tubuh yang berperan dalam proses pernapasan. Di sebelah dalam dari hidung, ada yang disebut dengan bulu hidung, yang berfungsi menangkap dan menyaring partikel kotoran, menghangatkan, serta melembabkan udara yang akan dihirup. Dari faring, udara dialirkan ke saluran yang menghubungkan rongga hidung dengan trakea. Sekat faring menjadi pegangan organ yang digunakan untuk pernapasan. Faring dan perut dengan mengandalkan jaringan yang bentuknya katup yang berfungsi untuk menutup batuk tenggorokan dalam pernapasan dengan menelan supaya kotoran tidak masuk. Di bagian Laring, ada bagian dari tenggorok yang memiliki pita suara, yang beroleh dari getaran.

       Kemudian dalam trakea yang berbentuk pipa tertutup berongga berukuran panjang dengan sekumpulan cincin tulang rawan. Trakea juga berfungsi menyalurkan udara ke paru-paru dengan turut menyaring partikel debu berukuran yang tidak berfaedah dengan silia dan lendir. Selanjutnya, bronkus adalah cabang dari trakea yang menuju ke paru-paru kanan dan kiri. Fungsi bronkus adalah mengalirkan udara ke paru-paru. Selanjutnya, ke dalam bronkiolus yaitu cabang yang lebih halus dan kecil dari bronkus. Bronkiolus juga berfungsi sebagai pembagi udara ke seluruh paru-paru. Selanjutnya, alveolus adalah struktur kecil yang tersusun berkelompok dan saling menempel satu sama lain seperti buah anggur yang berikat. Alveolus juga sebagai tempat pertukaran gas oksigen dan gas karbon dioksida. Organ yang terakhir yaitu paru-paru. Paru-paru merupakan organ yang utama pada sistem pernapasan. Paru-paru berfungsi sebagai pusat pertukaran gas. 

 

Gangguan pada Sistem Pencernaan (◞‸◟)💧

       Penyakit ini lebih akrab dan dikenal dalam bahasa Indonesia sebagai ‘tuberkulosis’ dan dalam istilah medis lebih dikenal sebagai ‘tuberculosis’ (TBC) merupakan penyakit yang menular. Penyakit ini disebabkan sistem infeksi dari virus bernama Mycobacterium tuberculosis yang menyerang paru-paru. Virus ini berkembang dengan ditandai gejala, yaitu kesulitan bernapas dan batuk lebih dari dua minggu tanpa henti dan disertai dengan dahak yang bercampur darah, kadang disertai dengan demam, berkeringat di malam hari, dan juga ditandai dengan tidak nafsu makan yang berakibat penurunan berat badan yang drastis. Cara Pengobatan TBC adalah dengan mengkonsumsi obat yang dianjurkan dalam jangka waktu yang ditentukan oleh dokter.    

Cara Menjaga Organ Pernapasan 𓂃⋆.˚

       Cara menjaga organ pernafasan agar tidak rusak yang pertama yaitu dengan cara tidak merokok dan menghindari asap rokok agar paru paru tetap terjaga, lalu yang kedua yaitu mengkonsumsi makan makanan yang bergizi dan seimbang untuk meningkatkan daya tahan tubuh , kemudian yang ketiga yaitu olahraga secara teratur dan rutin, dan yang terakhir yaitu rajin mencuci tangan agar terhindar dari berbagai kuman dan penyakit



Kesimpulan ۫ ꣑ৎ

       Sistem pernapasan adalah sumber kehidupan yang wajib kita jaga dan rawat dengan baik. Tanpa bernapas tubuh tidak akan mendapat oksigen yang dibutuhkan. Jadi sudahkah kamu benar benar menyadari bahwa merawat dan menjaga sistem pernapasanmu hari ini?

                                 Daftar Pustaka 

  1. WHO. (2023). Respiratory System Overview. Diakses dari https://www.who.int/
  2. Kemdikbud. (2021). Buku IPA Kelas 8. Jakarta: Pusat Kurikulum.
  3. Mayo Clinic. (2022). Lung health and diseases. Diakses dari https://www.mayoclinic.org/

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *