pengertian
Mad Badal adalah hukum bacaan tajwid yang terjadi ketika ada dua hamzah (ء) dalam satu kalimat, di mana hamzah kedua berharakat sukun. Hamzah yang sukun ini kemudian diganti dengan huruf mad yang sesuai dengan harakat hamzah pertama untuk meringankan bacaan, sehingga disebut “mad badal” atau mad pengganti. Cara membacanya adalah dengan dipanjangkan selama dua harakat atau satu alif.
Mad farq adalah hukum bacaan dalam ilmu tajwid yang terjadi ketika mad badal bertemu dengan huruf bertasydid dalam satu kata, dan berfungsi untuk membedakan antara kalimat tanya (istifham) dan kalimat berita (khabar). Cara membacanya adalah dengan memanjangkan hamzah (ءَ) yang berfungsi sebagai pertanyaan sebanyak enam harakat atau tiga alif, kemudian huruf tersebut diidghamkan ke huruf bertasydid di sebelahnya.
Kaidah bacaan mad badal adalah memanjangkan bacaan dua harakat ketika dua hamzah bertemu dalam satu kalimat, yaitu hamzah yang pertama berharakat hidup dan hamzah yang kedua sukun, di mana hamzah yang sukun tersebut diganti dengan huruf mad yang sesuai dengan harakat hamzah pertama (alif untuk fathah, ya untuk kasrah, wau untuk dhammah).
Kaidah bacaan Mad Farqi adalah pemanjangan huruf hamzah istifham (pertanyaan) sebanyak 6 harakat (tiga alif) karena bertemu mad badal dan kemudian bertemu dengan huruf alif lam tasydid, yang terdapat pada kata benda, untuk membedakan antara kalimat tanya (istifham) dan kalimat berita (khabar). Cara membacanya adalah dengan memanjangkan hamzah istifham, kemudian diidghamkan dengan huruf berikutnya.
وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ آَمِنُوا كَمَا آَمَنَ النَّاسُ قَالُوا أَنُؤْمِنُ كَمَا آَمَنَ السُّفَهَاءُ ۗ أَلَا إِنَّهُمْ هُمُ السُّفَهَاءُ وَلَكِنْ لَا يَعْلَمُونَ
Dan apabila dikatakan kepada mereka, ‘Berimanlah kamu sebagaimana orang-orang beriman,’ mereka berkata, ‘Apakah kami akan beriman sebagaimana orang-orang yang kurang akal itu beriman?’ Ingatlah, sesungguhnya merekalah orang-orang yang kurang akal, tetapi mereka tidak mengetahui’ al-baqarah ayat 13
وَلَلْأُولَى خَيْرٌ لَّكَ مِنَ الْأُولَىٰ
Sungguh, akhirat itu lebih baik bagimu daripada yang permulaan (dunia)Adh-Dhuha ayat 4
