β€· Rangkaian Seri, Paralel, & Campuran
Definisi Rangkaian Seri
Rangkaian seri adalah rangkaian listrik yang komponennya disusun berderet dalam satu jalur aliran arus. Artinya, arus listrik hanya memiliki satu lintasan untuk mengalir dari sumber listrik, melewati setiap komponen secara berurutan, hingga kembali ke sumber.
π 1. Hambatan Total (R total)
π 2. Arus Total (I)
π 3. Tegangan Total (V total)
π 4. Hukum Ohm pada Rangkaian Seri
Sehingga:
Definisi Rangkaian Paralel
Rangkaian paralel adalah rangkaian listrik yang komponennya disusun bercabang, sehingga arus listrik memiliki lebih dari satu jalur untuk mengalir. Setiap cabang dapat dilalui arus secara terpisah.
π 1. Hambatan Total (R total)
Untuk dua atau lebih hambatan:
Untuk dua hambatan saja, bisa dipermudah:
π 2. Tegangan pada Setiap Cabang
Tegangan pada rangkaian paralel sama di setiap cabang:
π 3. Arus Total (I total)
π 4. Hukum Ohm per Cabang
Pada tiap cabang:
Definisi Rangkaian Campuran
Rangkaian campuran adalah rangkaian listrik yang menggabungkan susunan seri dan paralel sekaligus dalam satu rangkaian. Artinya, sebagian komponen disusun berderet (seri) dan sebagian lainnya bercabang (paralel).
π 1. Hambatan pada Bagian Seri
Jika beberapa resistor tersusun seri:
π 2. Hambatan pada Bagian Paralel
Jika beberapa resistor tersusun paralel:
Untuk dua resistor paralel:
π 3. Hambatan Total Rangkaian Campuran
Langkah umumnya:
Hitung dulu bagian seri menggunakan rumus seri.
Hitung bagian paralel menggunakan rumus paralel.
Gabungkan hasilnya sampai tersisa satu nilai R total.
Tidak ada satu rumus langsung, tetapi kombinasi dari rumus seri + paralel.
π 4. Arus dan Tegangan
Karena campuran, sifatnya mengikuti bagian rangkaian:
Bagian Seri
Arus sama:
Tegangan terbagi:
Bagian Paralel
Tegangan sama:
Arus terbagi:
Phet β
Menghitung hambatan total dan kuat arus rangkaian campuranΒ Β Β Β Β
Hambatan (R) :
1/Rp1 = 1/R5 + 1/R6 = 1/100 + 1/100 = 2/100
Rp1 = 100/2 = 50 Ξ©
1/Rp2 = 1/R7 + 1/R2 = 1/600 + 1/600 = 2/600
Rp2 = 600/2 = 300 Ξ©
Rs1 = Rp1 + R4 + Rp2 = 50 + 400 + 300 = 750 Ξ©Β
1/Rp3 = 1/Rs1 + 1/R3 = 1/750 + 1/400
Rp3 = (750 x 400) / (750 + 400) = 300000/1150 = 260,87 Ξ©
Rs2 = Rp3 + R1 = 260,87 + 200 = 460,87 Ξ©
Kuat arus (I) :
I = V/R = 10/460,87 = 0,0217 A
Menghitung hambatan total dan tegangan listrik rangkaian campuran
Hambatan (R) :
1/Rp1 = 1/R5 + 1/R6 = 1/200 + 1/200 = 2/200
Rp1 = 200/2 = 100 Ξ©
Rs1 = R7 + R8 + R9 = 100 + 300 + 100 = 500 Ξ©
Rs2 = R2 + R10 = 250 + 250 = 500 Ξ©
1/Rp2 = 1/Rs1 + 1/Rs2 = 1/500 + 1/500 = 2/500
Rp2 = 500/2 = 250 Ξ©
Rs3 = Rp1 + Rp2 = 100 + 250 = 350 Ξ©
1/Rp3 = 1/R3 + 1/Rs3 = 1/1500 + 1350Β
Rp3 = (1500 x 350) / (1500 + 350) = 283,78 Ξ©
Rs4 = R1 + Rp3 = 500 + 283,78 = 783,78 Ξ©
Tegangan (V) :Β
V = I x R = 3 x 783,78 = 851,35 V
