Rangkaian Seri & Pararel,
(ASAS ada di bawah ya mr bayu) OK 👍

Rangkaian seri adalah susunan komponen listrik yang terhubung secara berurutan dalam satu jalur tunggal, sehingga arus listrik yang mengalir di setiap komponen nilainya sama. Ciri utamanya adalah jika salah satu komponen putus atau rusak, seluruh rangkaian akan berhenti berfungsi karena tidak ada jalur lain untuk arus mengalir. Contohnya adalah lampu hias atau lampu pada pohon natal model lama, di mana jika satu lampu padam, seluruh lampu lainnya akan ikut mati.  

Rangkaian paralel adalah jenis rangkaian listrik di mana komponen-komponennya disusun secara sejajar dan bercabang, sehingga arus listrik memiliki lebih dari satu jalur untuk mengalir. Ciri utamanya adalah semua komponen mendapatkan tegangan yang sama, sementara arus yang mengalir pada setiap cabang berbeda. Jika satu komponen terputus, komponen lain dalam rangkaian akan tetap berfungsi. 

 

Rangkaian campuran adalah kombinasi dari rangkaian seri dan paralel dalam satu sistem kelistrikan. Dalam rangkaian ini, sebagian komponen dihubungkan secara seri, sedangkan yang lainnya dihubungkan secara paralel. Rangkaian ini digunakan dalam berbagai aplikasi seperti instalasi listrik pada gedung, kendaraan, dan perangkat elektronik untuk memanfaatkan kelebihan dari kedua jenis rangkaian tersebut. 

Tugas Phet & Analisis

Sederhanakan semua ohm(dibagi 10 semua). lalu sederhanakan bagian pararel terlebih dahulu, 1/R17+1/R2 = 30Ω (bentuk sederhana dari 300 dan seterusnya)

1/R5 + 1/R6 = 5Ω

(30+5) + 40 =

tambahkan ohm rangkaian seri (+40Ω ) = 75Ω setelah itu pararelkan dengan R3 (40×75) ÷ (40+75) = 3000 ÷ 115 = 26,08695652173913, setelah itu ditambahkan Rseri (R1) 26,08695652173913 + 20 = 46,08695652173913

rumus Ampere : V ÷ Rtotal(Ω) –> 10 ÷46,08695652173913 = 0,2169811320754717 disederhanakan menjadi 0,22A

Sederhanakan paralel dulu, (R7+R8+R9) (R2 + R10) = 50,50 lalu 1/50 + 1/50 = 25

R5+R6= 1/20 + 1/20 = 10

25+10 = 35, diket Rtot RP = 35Ω, lalu dipararelkan dengan R3, (150 x 35) ÷ (150+35) = 5250 ÷ 185 = 28,37837837837838 lalu tambah Rangkaian seri yaitu 50Ω = 78,37837837837838

Rumus Volt adalah Rtotal (RS + RP) x I (Ampere) = 78,37837837837838 x 3 = 235,1351351351351V atau 236 Volt

Mr. Bayu : Nilai KKM 80 plus 5

 

Jadi nilinya 85

Asas ICCT 2025🥀

Hitung Rtotal,Rseri = 10Ω + 10Ω + 10Ω= 30Ω

pararel = 1/10 + 1/10 = 10/2 = 5Ω, Rtotal  = 35Ω 

pararelkan dengan R3, (10 x 35) ÷ (10+35) = 350 ÷ 45 = 7,777777777777778 Rtotal = 7,777777777777778 + 10 = 17,777777777777778

Ampere: 10,7 ÷ 17,777777777777778 = 0,6018749999999999

Ampere = 0.60

DALBAJOBAS (SLOWED + REVERB) (feat. MDL) – Song by NEVIDONAS – Apple Music

hitung Rtotal, Seri = 10Ω + 10Ω + 10Ω + 10Ω = 40Ω 

pararel = 1/10 + 1/10 = 10/2 = 5Ω, Rtotal  = 45Ω 

pararelkan dengan R2, (10 x 45) ÷ (10+45) = 450 ÷ 55 = 8,181818181818182 Rtotal = 8,181818181818182 + 10 = 18,181818181818182Ω

Ampere = Volt/Rtotal(Ω)= 10 ÷ 18,181818181818182 = 0,55A

tired emoji meme from www.pinterest.com

1. Ampere meter deket baterai
2. hasilnya R = 18.18 Ohm
3.  Arusnya I = 0.55 Ampere

Teliti lagi (MR BAYU)

hitung Rtotal, Seri = 10Ω + 10Ω + 5Ω + 5Ω = 30Ω 

pararel = 1/10 + 1/10 = 10/2 = 5Ω, Rtotal  = 35Ω 

diket: R3,R4 Rtot = 13,8 Ω

lalu di pararelkan dengan R3,R4 (13,8 x 35) ÷ (13,8 + 35) = 483 ÷ 48,8 = 9,897540983606557+10 =  19,897540983606557

Ampere = Volt/Rtotal(Ω)= 14 ÷ 19,897540983606557= 0,7036045314109165 = 0,7 Ampere

 🫩 Face With Bags Under Eyes Emoji ...

1. Ampere meter deket baterai
2. hasilnya R = 19.89 Ohm
3.  Arusnya I = 0.7 Ampere

Teliti lagi (MR BAYU)

hitung Rtotal, Seri = 10Ω + 10Ω + 5Ω + 5Ω = 30Ω 

pararel = 1/10 + 1/10 = 10/2 = 5Ω, Rtotal  = 35Ω 

diket: R3 itu pararel = 13,8 Ω

lalu di pararelkan dengan R3,R4 (3,8 x 35) ÷ (3,8 + 35) = 133 ÷ 38,8 = 3,427835051546392+20 =  23,427835051546392

Ampere = Volt/Rtotal(Ω)= 23,4 ÷ 23,427835051546392= 0,9988118811881189 = 0,99 Ampere

Thousand-Yard Stare Blue Emoji

1. Ampere meter deket baterai
2. hasilnya R = 23.42 Ohm
3.  Arusnya I = 0.99 Ampere

Teliti lagi (MR BAYU)

hitung Rtotal, Seri = 10Ω + 10Ω + 5Ω + 5Ω = 30Ω 

pararel = 1/10 + 1/10 = 10/2 = 5Ω, Rtotal  = 35Ω 

diket: R3 itu pararel = 13,8 Ω

lalu di pararelkan dengan R3,R4 (3,8 x 35) ÷ (3,8 + 35) = 133 ÷ 38,8 = 3,427835051546392+20 =  23,427835051546392

Ampere = Volt/Rtotal(Ω)= 11,6 ÷ 23,427835051546392= 0,4951375137513752 = 0,49 Ampere

Making an Argument Blue Emoji

1. Ampere meter deket baterai
2. hasilnya R = 23.42 Ohm
3.  Arusnya I = 0.49 Ampere

Teliti lagi (MR BAYU)