RANGKAIAN SERI, PARALEL & CAMPURAN

Rangkaian seri adalah rangkaian listrik di mana semua komponen disusun dalam satu jalur sehingga arus yang mengalir melalui setiap komponen selalu sama; rangkaian ini memiliki ciri-ciri seperti arus yang sama di setiap bagian, tegangan yang terbagi pada tiap komponen, hambatan total yang merupakan penjumlahan semua hambatan, serta jika satu komponen putus maka seluruh rangkaian akan mati.

1. Hambatan Total (R total)

Rtotal=R1+R2+R3+…

Rangkaian paralel adalah rangkaian listrik di mana komponen-komponennya disusun pada cabang yang berbeda, sehingga tiap komponen mendapat jalur sendiri; arus terbagi ke tiap cabang, tegangan pada setiap cabang sama besar, hambatan total lebih kecil dari hambatan terkecilnya, dan jika satu komponen rusak komponen lain tetap bekerja.

1. Hambatan Total (R total)

1Rtotal=1R1+1R2+1R3+… 

Rangkaian campuran adalah rangkaian listrik yang memadukan susunan seri dan paralel dalam satu rangkaian, sehingga ada bagian yang satu jalur dan ada bagian bercabang; arus dan tegangan tidak seragam di seluruh rangkaian, perhitungan harus dilakukan per bagian, serta hambatan total ditentukan dengan menggabungkan rumus seri dan paralel.

1. Hambatan Total (R total)

Rseri=Ra+Rb+Rc 

ASAS ICCT 2025

Rtotal

Seri=10Ω + 10Ω + 10Ω + 10Ω=40Ω

Parallel=1/10 + 1/10 = 2/10 = 10/2 = 5Ω

Rtot=Rs + Rp + R7 (lampu yang paling bawah 10Ω)
Rtot=40Ω + 5Ω + 10Ω=55Ω

I total

R=V/I

R=10.7/0.6

R=17.8
I=10.7/17.8

=0.6

Rtotal
Seri=10Ω + 10Ω + 10Ω + 10Ω + 10Ω + 10Ω=60Ω
Parallel=1/10 + 1/10 = 2/10 = 10/2 = 5Ω

Rtot=Rs + Rp

Rtot=60Ω + 5Ω=65Ω

 

I total

R=V/I
R=10/0.55

R=18.18
I=10/18.18

 

=0.55

 

Rtotal
Seri=10Ω + 10Ω + 10Ω + 10Ω + 5Ω + 5Ω + 3.8Ω=53.8
Parallel=1/10 + 1/10 = 2/10 = 10/2 =5Ω
Rtot=Rs + Rp

Rtot=53.8 + 5=58.8Ω

I total

R=V/I

R=14/0.69

R=20.28
I=14/20.28

 

I=0.69