Rangkaian Seri, Paralel, Dan Campuran
Rangkaian seri adalah rangkaian listrik yang komponennya disusun secara berurutan dalam satu jalur tunggal tanpa percabangan. Arus listrik yang mengalir di setiap komponen sama, namun tegangan akan terbagi di antara komponen-komponen tersebut. Jika salah satu komponen terputus, maka seluruh rangkaian akan berhenti bekerja.
1. Hambatan Total (R total)
Rtotal=R1+R2+R3+…
2. Arus Sama di Semua Titik
I1=I2=Itotal
3. Tegangan Total
Vtotal=V1+V2+V3+…
4. Tegangan pada Setiap Komponen
Menggunakan Hukum Ohm:
Vi=I×Ri
5. Hukum Ohm pada Rangkaian Seri
V=I×Rtotal
Rangkaian paralel adalah jenis rangkaian listrik di mana komponen-komponen disusun secara sejajar dan bercabang, sehingga arus listrik dapat mengalir melalui lebih dari satu jalur. Keunggulan utamanya adalah setiap komponen mendapatkan tegangan yang sama, dan jika satu komponen rusak atau mati, komponen lainnya tetap dapat berfungsi.
Rangkaian campuran adalah gabungan antara rangkaian seri dan rangkaian paralel dalam satu rangkaian listrik. Pada rangkaian ini, sebagian komponen (misalnya resistor atau lampu) disusun berderet (seri) dan sebagian lainnya bercabang (paralel).
Karena merupakan gabungan, maka cara menghitung hambatan totalnya (Rt) harus dilakukan langkah per langkah:
Hitung dulu bagian yang paralel.
Kemudian jumlahkan dengan bagian yang seri.
1. Rumus Rangkaian Seri
Jika terdapat resistor R₁, R₂, R₃ yang dipasang seri:
Rumus Hambatan Seri
Rseri=R1+R2+R3+…
Ciri-ciri seri:
Arus sama (I₁ = I₂ = I₃)
Tegangan terbagi (Vt = V₁ + V₂ + V₃)
2. Rumus Rangkaian Paralel
Jika ada resistor R₁, R₂, R₃ paralel:
Rumus Hambatan Paralel
Rparalel1=R11+R21+R31
Jika hanya dua resistor paralel:
Rparalel=R1+R2R1⋅R2
Ciri-ciri paralel:
Tegangan sama (V₁ = V₂ = V₃)
Arus terbagi (It = I₁ + I₂ + I₃)
3. Rumus Total Rangkaian Campuran
Karena campuran = seri + paralel, maka:
Langkah umum:
Hitung dulu bagian Seri
Hitung totalnya dengan Cara Paralel
- Rt=
1 R 1 + 1 R 2 + 1 Rs
Mr. Bayu : Pekerjaannya betul. Hmm sepertinya ini bukan pekerjaan kamu ya, apakah ini pakai AI?
Mr bayu tidak menyuruh kamu untuk mencari Tegangan (V)
Ini terlalu semangat atau AI membantu dengan lengkap ya?
[ Mr kurangin nilai kamu, seharusnya 90 tapi karena pakai AI nilai kamu 80]
ASAS ICCT
R 4 R_4 R4 paralel
R 5 R_5 R5:
R45=101+1011=5 Ω.
Resistansi jalur kanan (seri
R 2 R_2 R2 +
R 45 R_{45} R45 +
R 6 R_6 R6 +
R 7 R_7 R7):
Rkanan=10+5+10+10=35 Ω.
Dari titik setelah
R 1 R_1 R1 ke ground ada dua cabang paralel:
R 3 = 10 Ω R_3=10\ \Omega R3=10 Ω dan
R kanan = 35 Ω R_{\text{kanan}}=35\ \Omega Rkanan=35 Ω. Jadi:
RA−G=(351+101)−1=(709)−1=970 Ω≈7,7778 Ω.
Total rangkaian:
Rtotal=R1+RA−G=10+970=9160 Ω≈17,78 Ω.
Jadi
Rtotal=9160 Ω≈17,78 Ω.
Arus total baterai manual=I total=RtotalV=160/910,7=10,7⋅1609≈0,6019 A
Tegangan arus
Tegangan di titik A relatif ground:
Arus melalui
Arus lewat jalur kanan (seri) = sisa arus:
R 4 R_4 R4 paralel
R 5 R_5 R5:
R45=101+1011=5 Ω.
Jalur panjang atas (seri):
R 3 + R 45 + R 6 + R 7 + R 8 R_3 + R_{45} + R_6 + R_7 + R_8 R3+R45+R6+R7+R8
Semua 10 Ω kecualiR 45 = 5 Ω R_{45}=5\Omega R45=5Ω, jadi:
Rjalur=10+5+10+10+10=45 Ω.
Dari titik setelah
R 1 R_1 R1 ke ground ada dua cabang paralel:
R 2 = 10 Ω R_2 = 10\ \Omega R2=10 Ω dan
R jalur = 45 Ω R_{\text{jalur}}=45\ \Omega Rjalur=45 Ω. Resistansi ekuivalen antara titik A dan ground:
RA−G=(101+451)−1=1190 Ω≈8,1818 Ω.
Total rangkaian:
Rtotal=R1+RA−G=10+1190=11200 Ω≈18,1818 Ω.
Jadi
Rtotal=11200 Ω≈18,18 Ω.
Itotal=RtotalV=200/1110=10⋅20011=200110=0,55 A.
Arus total = 0,55 A (keluar dari kutub positif).
Drop pada
R1:
VR1=Itotal⋅R1=0,55⋅10=5,5 V.
Jadi tegangan di titik A terhadap ground:
VA=10−5,5=4,5 V.
-
R 5 R_5 R5 paralel
R 6 R_6 R6:
R 56 = 1 1 / 10 + 1 / 10 = 5,0 Ω . R_{56} = \dfrac{1}{1/10 + 1/10} = 5{,}0\ \Omega. R56=1/10+1/101=5,0 Ω.
-
Jalur kanan (dari node setelah
R 2 R_2 R2 kembali ke ground):
R kanan = R 2 + R 56 + R 7 + R 8 + R 9 = 10 + 5 + 5 + 5 + 10 = 35 Ω . R_{\text{kanan}} = R_2 + R_{56} + R_7 + R_8 + R_9 = 10 + 5 + 5 + 5 +10 = 35\ \Omega. Rkanan=R2+R56+R7+R8+R9=10+5+5+5+10=35 Ω.
-
Cabang bawah dari node A ke ground:
R 34 = R 3 + R 4 = 3,8 + 10 = 13,8 Ω . R_{34} = R_3 + R_4 = 3{,}8 + 10 = 13{,}8\ \Omega. R34=R3+R4=3,8+10=13,8 Ω.
-
Node A (setelah
R 1 R_1 R1) menuju ground punya dua cabang paralel
35 Ω 35\ \Omega 35 Ω dan
13,8 Ω 13{,}8\ \Omega 13,8 Ω. Ekuivalennya:
RA–G=(351+13,81)−1≈9,897541 Ω.
-
Total rangkaian:
Rtotal=R1+RA–G=10+9,897541≈19,897541 Ω.
Rtotal≈19,8975 Ω.
Itotal=RtotalV=19,89754114≈0,7036045 A.
Arus ini melewati
Tegangan pada titik setelah
