CHIARA PAQ

MAD BADAL DAN MAD FARQ

Disusun oleh: Chiara Fleur Azzahra

Mata Pelajaran: PAQ dan ICCT

Guru: Mr. Yusuf

Pengertian

Mad Badal:

mad badal menurut bahasa artinya adalah mad: memanjangkan dan badal: pengganti. Dalam istilah, memanjangkan suara karena adanya huruf mad dan hamzah berkumpul dalam 1 kata. Dikatakan mad badal itu karena mad sebagai pengganti dari huruf hamzah yang dibuang. Alasan penggantian karena adan hamzah dalam 1 kata, hamzah yang pertama berharakat hidup dan hamzah kedua dalam kondisi mati. Maka hamzah yang mati diganti menjadi mad agar tidak terlalu sulit untuk dibaca.

Mad Farq:

mad farq dalam bahasa adalah mad: memanjangkan dan farq: membedakan. Dalam istilah, mad farq adalah mad untuk membedakan kalimat bertanya (istifham) dan kalimat berita. Mad farq terjadi ketika hamzah istiham (hamzah bertanya) bertemu dengan alim lam, maka hamzah tersebut dibaca mad sepanjang 6 harakat lalu ditasydidkan dengan idgham syamsiah kalimat berikutnya.

Contoh Ayat

Mad Badal:

Mad Farq:

Rekaman suara

Mad Badal: yang pertama Al baqarah 62
                     yang kedua Al baqarah 31

Mad Farq: yang pertama Al An’am 143
                   yang kedua An Naml 59

Arti Singkat

Mad Badal:

  • a) al baqarah 62: Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani, dan orang-orang Sabiin, siapa saja (di antara mereka) yang beriman kepada Allah dan hari Akhir serta melakukan kebajikan (pasti) mendapat pahala dari Tuhannya, tidak ada rasa takut yang menimpa mereka dan mereka pun tidak bersedih hati.
  • b) al baqarah 31: Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda) seluruhnya, kemudian Dia memperlihatkannya kepada para malaikat, seraya berfirman, “Sebutkan kepada-Ku nama-nama (benda) ini jika kamu benar!”

Mad Farq:

  • a) al an am 143: Ada delapan hewan ternak yang berpasangan (empat pasang, yaitu) sepasang domba dan sepasang kambing. Katakanlah, “Apakah yang Dia haramkan itu dua yang jantan, dua yang betina, atau yang ada dalam kandungan kedua betinanya? Terangkanlah kepadaku berdasarkan pengetahuan jika kamu orang yang benar.”
  •  b) an naml 59: Katakanlah (Nabi Muhammad), “Segala puji bagi Allah dan salam sejahtera atas hamba-hamba-Nya yang dipilih-Nya. Apakah Allah yang lebih baik ataukah apa yang mereka persekutukan (dengan-Nya)?”

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *