MAD BADAL
Mad badal adalah hukum bacaan tajwid yang terjadi ketika huruf hamzah (ء) yang memiliki harakat (fathah, kasrah, atau dhammah) bertemu dengan hamzah sukun (mati) yang kemudian diganti dengan huruf mad yang sesuai.
Contoh ayat : الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ (QS. Al-Baqarah: 25)
Latin : Alladzīna āmanū wa ‘amiluṣ-ṣāliḥāt
Cara membaca : Kata “آمَنُوا” (āmanū) ada mad badal pada آ → dibaca panjang 2 harakat (sekitar 1 ketukan).
Contoh ayat yang kedua : وَلَلْآخِرَةُ خَيْرٌ لَّكَ مِنَ الْأُولَىٰ (QS. Ad-Dhuha 4)
Latin : Walal-ākhiratu khairul-laka minal-ūlā
Cara membaca : Kata الأُولَىٰ (al-ūlā) → ada Mad Badal pada huruf ū dibaca 2 harakat.
MAD FARQ
Mad farq adalah hukum bacaan tajwid di mana mad badal bertemu dengan huruf bertasydid untuk membedakan kalimat tanya dari kalimat berita (bukan tanya), dan dibaca panjang 6 harakat. Kata “farqi” sendiri berarti “pembeda” karena bacaan ini berfungsi sebagai pembeda antara pertanyaan “apakah” (hamzah istifham) dengan berita, sehingga harus dipanjangkan untuk menekankan aspek tanyanya.
Contoh ayat : قُلْ ءَآلذَّكَرَيْنِ حَرَّمَ أَمِ الْأُنثَيَيْنِ (QS. Al-An‘ām: 143)
Latin : Qul aā-dz-dzakaraini ḥarrama amil-unṯayain
Cara membaca : Dibaca panjang 6 harakat (sekitar 3 kali ketukan).
Contoh ayat : قُلْ ءَاللَّهُ أَذِنَ لَكُمْ (QS.Yusuf: 59)
Latin : Qul āallāhu a’dhina lakum
Cara membaca : Pada kata ءَاللَّهُ → huruf آ dibaca panjang 6 harakat (tiga ketukan).
