MAD BADAL
- Pengertian Mad Badal
Pengertian mad badal secara bahasa terdiri atas dua kata, yakni mad (المد) dan badal (بدل). Mad artinya memanjangkan sedangkan badal maknanya ialah ganti.Disebut mad badal, atau mad ganti, karena huruf mad yang sejatinya terdapat di suatu kalimat ialah hamzah mati, kemudian diganti menjadi ya’ (ي), alif (ا), atau waw (و).Secara istilah, mad badal adalah hukum bacaan panjang yang dipraktikkan ketika huruf hamzah (ء) bertemu dengan huruf-huruf mad asli dalam satu kata. Dengan demikian, qari harus memanjangkan suaranya ketika mengucapkan huruf-huruf mad dengan ketentuan tertentu.
- Ciri-ciri Mad Badal
Berdasarkan penjelasan pengertian mad badal di atas, berikut dirangkum beberapa ciri-ciri mad badal:
- Huruf hamzah (ء) bertemu dengan ya’ (ي)
- Huruf hamzah (ء) bertemu dengan alif (ا)
- Huruf hamzah (ء) bertemu dengan atau waw (و)
- Pertemuan hamzah (ء) dengan mad thabi’i di atas terjadi dalam satu kata
- Cara Membaca Mad Badal
Cara membaca mad badal dilakukan dengan memanjangkan bunyinya. Panjang mad badal ialah 2 harakat atau 2 ketukan. Dengan kata lain, pembaca Al-Qur’an memanjangkan bunyi huruf atau bacaannya karena di dalam ayat tersebut terdapat salah satu huruf mad.
Jika tidak dibaca sesuai ketentuan, makna dan arti suatu ayat Al-Qur’an yang dibaca menjadi tidak sesuai. Cara membaca mad badal bisa dilihat melalui tabel di bawah ini:
No. | Huruf Asli | Cara Membaca Mad Badal |
1. | ءَءمَنُواْ (A’manu) | ءَامَنُواْ (Aamanu) |
2. | ءَأخِرَةُ (A’khiratu) | ءَاخِرَةُ (Aakhiratu) |
3. | آأدَمُ (A’damu) | آدَمُ (Aadamu) |
4. | إِإِيلَٰفِ (I’laafi) | إِيلَٰفِ (Iilafi) |
5. | أُأتُوا (U’tuu) | أُوْتُوا (Uutuu) |
- Contoh Mad Badal Beserta Surat dan Ayatnya Dalam Al-Qur’an
1. Surat Al-Baqarah Ayat 13
Berikut contoh mad badal dalam Surat Al-Baqarah ayat 13:
وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ ءَامِنُوا۟ كَمَآ ءَامَنَ ٱلنَّاسُ قَالُوٓا۟ أَنُؤْمِنُ كَمَآ ءَامَنَ ٱلسُّفَهَآءُ ۗ أَلَآ إِنَّهُمْ هُمُ ٱلسُّفَهَآءُ وَلَٰكِن لَّا يَعْلَمُونَ
Bacaan Latin: Wa iżā qīla lahum āminụ kamā āmanan-nāsu qālū a nu`minu kamā āmanas-sufahā`, alā innahum humus-sufahā`u wa lākil lā ya’lamụn
- Surat Ali-Imran Ayat 173
Berikut contoh mad badal dalam Surat Ali Imran ayat 173:
ٱلَّذِينَ قَالَ لَهُمُ ٱلنَّاسُ إِنَّ ٱلنَّاسَ قَدْ جَمَعُوا۟ لَكُمْ فَٱخْشَوْهُمْ فَزَادَهُمْ إِيمَٰنًا وَقَالُوا۟ حَسْبُنَا ٱللَّهُ وَنِعْمَ ٱلْوَكِيلُ
Bacaan Latin: Allażīna qāla lahumun-nāsu innan-nāsa qad jama’ụ lakum fakhsyauhum fa zādahum īmānaw wa qālụ ḥasbunallāhu wa ni’mal-wakīl
Mad Farq
- Pengertian Mad Farq
Secara bahasa, mad farq terdiri atas dua kata, yakni mad dan farqi. Mad artinya memanjangkan sedangkan farq artinya pembeda.Huruf hamzah (ءَ) yang berada di awal mad farqi berfungsi sebagai hamzah bertanya. Hal ini lantaran arti kata hamzah (ءَ) adalah ungkapan pertanyaan ‘apakah’.
Oleh karena itu,mad farq kerap disebut juga dengan nama mad istifham atau mad pertanyaan.Jika didefinisikan secara istilah, mad farq adalah jenis mad yang terjadi ketika mad badal bertemu dengan huruf bertasydid.
Sebagaimana dijelaskan di awal, hukum bacaan mad farq bisa dipelajari jika qari sudah memahami bacaan mad badal. Hal ini karena cara membaca mad farq dipraktikkan ketika mad badal bertemu dengan huruf bertasydid dalam satu kata.
- Ciri-ciri Mad Farq
Agar lebih mudah memahami hukum bacaannya, Anda bisa menyimak ciri-ciri mad farq berikut.
- Ada mad badal yang bertemu dengan huruf bertasydid
- Selalu diawali dengan hamzah (ءَ)
- Pertemuan mad badal dan huruf bertasydid harus terjadi dalam satu kata
- Hanya ada empat tempat di Al-Qur’an
- Dibaca 6 harakat atau 6 ketukan
- Cara membaca mad farqi lebih panjang dibanding mad badal dan mad tabii.
- Cara Membaca Mad Farq
Sebagaimana disebutkan di subjudul “Ciri-Ciri Mad Farqi” di atas, mad farqi dibaca sepanjang 6 harakat atau 6 ketukan. Dikutip dari Panduan Ilmu Tajwid Praktis (2020) tulisan Zulkarnaini Umar, mad farqi dibaca lebih panjang dibanding jenis mad lainnya—kecuali mad lazim mukhafaf kilmi yang panjang bacaannya sama—untuk menekankan bahwa kata tersebut berupa pertanyaan.
Contoh mad farqi yang ada dalam Al-Qur’an adalah ءَآلذَّكَرَيْنِ (Dibaca: Aaadz-dzaakiriina) dan ءَآللَّهُ (Aaallahu). Kendati artinya secara bahasa bukan kata tanya, hamzah di kata tersebut dibaca sepanjang 6 harakat. Tujuannya menegaskan bahwa kalimat lengkapnya berupa pertanyaan.
- Contoh Mad Farq Beserta Surat dan Ayatnya Dalam Al-Qur’an
- Surat Yunus Ayat 59
قُلْ أَرَءَيْتُم مَّآ أَنزَلَ ٱللَّهُ لَكُم مِّن رِّزْقٍ فَجَعَلْتُم مِّنْهُ حَرَامًا وَحَلَٰلًا قُلْ ءَآللَّهُ أَذِنَ لَكُمْ ۖ أَمْ عَلَى ٱللَّهِ تَفْتَرُونَ
Bacaan latinnya: “Qul a ra`aitum mā anzalallāhu lakum mir rizqin fa ja’altum min-hu ḥarāmaw wa halālā, qul āllāhu ażina lakum am ‘alallāhi taftarụn”
Artinya: “Katakanlah: ‘Terangkanlah kepadaku tentang rezeki yang diturunkan Allah kepadamu, lalu kamu jadikan sebagiannya haram dan [sebagiannya] halal”. Katakanlah: ‘Apakah Allah telah memberikan izin kepadamu [tentang ini] atau kamu mengada-adakan saja terhadap Allah?'” (QS. Yunus [10]: 59).
2. Surat Al-An’am Ayat 143
ثَمَٰنِيَةَ أَزْوَٰجٍ ۖ مِّنَ ٱلضَّأْنِ ٱثْنَيْنِ وَمِنَ ٱلْمَعْزِ ٱثْنَيْنِ ۗ قُلْ ءَآلذَّكَرَيْنِ حَرَّمَ أَمِ ٱلْأُنثَيَيْنِ أَمَّا ٱشْتَمَلَتْ عَلَيْهِ أَرْحَامُ ٱلْأُنثَيَيْنِ ۖ نَبِّـُٔونِى بِعِلْمٍ إِن كُنتُمْ صَٰدِقِينَ
Bacaan latinnya: “Tsamāniyata azwāj, minaḍ-ḍa`niṡnaini wa minal-ma’ziṡnaīn, qul āż-żakaraini ḥarrama amil-unṡayaini ammasytamalat ‘alaihi ar-ḥāmul-unṡayaīn, nabbi`ụnī bi’ilmin ing kuntum ṣādiqīn”
Arti: “[Yaitu] delapan binatang yang berpasangan, sepasang domba, sepasang dari kambing. Katakanlah: ‘Apakah dua yang jantan yang diharamkan Allah ataukah dua yang betina, ataukah yang ada dalam kandungan dua betinanya?’ Terangkanlah kepadaku dengan berdasar pengetahuan jika kamu memang orang-orang yang benar,” (QS. Al-An’am [6]: 143).
