Pengertian mad badal
Ciri mad badal adalah adanya huruf hamzah (ء) yang bertemu dengan huruf mad (alif, waw, atau ya) dalam satu kata, di mana hamzah kedua diganti dengan huruf mad tersebut agar bacaannya lebih mudah. Cara membacanya dengan dipanjangkan dua harakat atau satu alif, seperti mad thabi’
contoh:
لِإِيلَٰفِ قُرَيْشٍ:Al quraisy Ayat 1
Disebabkan oleh kebiasaan orang-orang Quraisy,
Ad Dhuha Ayat 4 :وَلَلْاٰخِرَةُ خَيْرٌ لَّكَ مِنَ الْاُوْلٰىۗ٤
Sungguh, akhirat itu lebih baik bagimu daripada yang permulaan (dunia).
Pengertian mad farq
farqi adalah hukum bacaan yang terjadi ketika mad badal bertemu dengan huruf bertasydid dalam dua kalimat, sehingga terjadi pemisahan (farq) antara hukum mad badal dan hukum mad lazim.
contoh:
Surat An naml Ayat ٥٩ : ءٰۤاللّٰهُ خَيْرٌ اَمَّا يُشْرِكُوْنَ ٥٩
Apakah Allah yang lebih baik ataukah apa yang mereka persekutukan (dengan-Nya)?”
Surat Yunus 59: قُلْ ءٰۤاللّٰهُ اَذِنَ لَكُمْ اَمْ عَلَى اللّٰهِ تَفْتَرُوْنَ ٥٩
“Apakah Allah telah memberikan izin kepadamu (tentang ini) ataukah kamu mengada-ada atas nama Allah?”
Perbedaan
mad badal adalah hukum tajwid dasar untuk memanjangkan hamzah yang diganti dengan huruf mad (alif, wau, ya) dan dibaca 2 harakat, sedangkan mad farq adalah hukum lanjutan di mana mad badal bertemu dengan huruf bertasydid, sehingga bacaannya menjadi lebih panjang (6 harakat) untuk membedakan antara kalimat tanya dan berita. Mad farq selalu diawali dengan hamzah pertanyaan yang kemudian diganti dengan alif.
