MAD BADAL & MAD FARQ
MAD BADAL
- Mad Badal adalah bacaan panjang yang terjadi karena adanya penggantian huruf hamzah dengan huruf mad (alif, ya, atau wau) untuk meringankan bacaan.
- لِاِيْلٰفِ قُرَيْشٍۙ ١
- وَلَلْاٰخِرَةُ خَيْرٌ لَّكَ مِنَ الْاُوْلٰىۗ ٤
- Arti dari ayat ke satu (Al Quraisy 1) : Disebabkan oleh kebiasaan orang-orang Quraisy,
- Arti dari ayat ke dua (Adh-Dhuha 4) : Sungguh, akhirat itu lebih baik bagimu daripada yang permulaan (dunia).
KETENTUAN DASAR
1) Apabila huruf wawu sukun (وْ) berada setelah huruf berharakat dhammah (ـُـ), maka dibaca panjang.
2) Apabila huruf ya’ sukun (يْ), yang terletak sesudah huruf yang berharakat kasrah (ـِـ), maka dibaca panjang.
3) Apabila huruf alif (ا) berada setelah huruf yang berharakat fathah sebelumnya (ـَـ), maka dibaca panjang.
Hukum bacaan mad secara keseluruhan terbagi dua jenisnya, yakni mad thabi’i atau mad ashli, di mana ketentuannya sama dengan ketentuan mad secara umum (seperti di atas). Dan yang kedua, mad far’i atau mad cabang, yaitu selain dari mad thabi’i.
Adapun mad badal tergolong dalam hukum mad jenis far’i. Seperti apa ketentuan dan cara membaca mad badal?
MAD FARQ
- Mad Farq adalah hukum bacaan yang terjadi ketika mad badal bertemu dengan huruf yang memiliki tasydid dalam satu kata.
- قُلِ الْحَمْدُ لِلّٰهِ وَسَلٰمٌ عَلٰى عِبَادِهِ الَّذِيْنَ اصْطَفٰىۗ ءٰۤاللّٰهُ خَيْرٌ اَمَّا يُشْرِكُوْنَ ٥
- ٩.قُلْ اَرَءَيْتُمْ مَّآ اَنْزَلَ اللّٰهُ لَكُمْ مِّنْ رِّزْقٍ فَجَعَلْتُمْ مِّنْهُ حَرَامًا وَّحَلٰلًاۗ قُلْ ءٰۤاللّٰهُ اَذِنَ لَكُمْ اَمْ عَلَى اللّٰهِ تَفْتَرُوْنَ ٥٩
- Arti dari ayat ke satu (An-Naml 59) : \Katakanlah (Nabi Muhammad), “Segala puji bagi Allah dan salam sejahtera atas hamba-hamba-Nya yang dipilih-Nya. Apakah Allah yang lebih baik ataukah apa yang mereka persekutukan (dengan-Nya)?”
- Arti dari ayat ke dua (Yunus 59)Katakanlah (Nabi Muhammad), “Terangkanlah kepadaku tentang rezeki yang diturunkan Allah kepadamu, lalu kamu jadikan sebagiannya haram dan sebagiannya halal.” Katakanlah, “Apakah Allah telah memberikan izin kepadamu (tentang ini) ataukah kamu mengada-ada atas nama Allah?”
KESIMPULAN
Mad Badal adalah penggantian hamzah menjadi huruf mad dan dibaca panjang 2 harakat (satu alif), sedangkan Mad Farqi terjadi ketika Mad Badal bertemu dengan huruf bertasydid sehingga bacaannya menjadi lebih panjang, yaitu 6 harakat (tiga alif), untuk membedakan kalimat pertanyaan dan keterangan.
