Sistem Pencernaan Manusia: Perjalanan Seru Untuk Makanan
Disusun oleh: Chiara Fleur Azzahra
Mata Pelajaran: Science And ICCT
Guru: Ms. Nurul Fatimah M.Pd
Muatan Imtaq
Pendahuluan
Manusia makan untuk berbagai alasan: karena mereka lapar, karena mereka bosan, karena mereka stress, atau karena aroma dan rasanya enak. Tetapi, alasan biologis kenapa kita makan adalah untuk mengisi kembali nutrisi dan mendukung aktivitas tubuh sehari-hari. Tugas sistem pencernaan adalah untuk memecah makanan agar dapat diserap oleh tubuh dan membuang sisa makanan yang tidak digunakan (Rogers, 2011)
A. Fungsi Dan Cara Kerja Organ Sistem Pencernaan
Dengan alat-alat pencernaan makanan kita dapat mengolah makanan yang masuk dalam tubuh kita sehingga memudahkan pengolahan lebih lanjut untuk dapat didistribusikan ke seluruh tubuh kita. Alat pencernaan makanan pada manusia terdiri dari beberapa organ, berturut turut dimulai dari 1. Rongga mulut, 2. Esofagus, 3. Lambung, 4. Usus halus, 5. Usus besar, 6. Rektum, 7. Anus (Sepe, 2023).
1. Mulut (Rongga mulut)
Rongga mulut dimulai dari mulut dan berakhir pada faring. Dalam rongga mulut terdapat kelenjar-kelenjar mucus, berfungsi untuk menghasilkan mucus sebagai pembasah dan pelicin makanan. Fungsi mulut adalah sebagai tempat penerimaan makanan. Organ-organ dalam mulut antara lain: gigi, lidah, dan kelenjar ludah. Terdapat 2 pencernaan dalam mulut yaitu pencernaan mekanik dan kimiawi. Pencernaan secara mekanik dilakukan oleh gigi sedangkan pencernaan secara kimiawi dilakukan oleh kelenjar ludah
Gigi
Terdapat 4 macam gigi: 1. Gigi geraham untuk menggiling makanan
2. Gigi taring untuk mengoyak makanan
3. Gigi seri untuk memotong makanan
4. Gigi premolar untuk mengunyah makanan
Lidah
Lidah memiliki peran mengatur letak makanan di dalam mulut serta mengecap rasa makanan.
Kelenjar ludah
Terdapat kelenjar parotis, submandibular, dan sublingualis yang mengandung enzim Amilase (ptyalin) yang berfungsi untuk mengubah karbohidrat menjadi amilum (gula sederhana).
2. Faring dan Esofagus
Setelah rongga mulut, makanan yang berbentuk bolus akan masuk ke pangkal faring. Faring adalah saluran yang memanjang dari bagian belakang rongga mulut sampai ke permukaan kerongkongan (esofagus). Pada pangkal faring terdapat katup yang bernama epiglottis. Epiglotis berfungsi untuk menutup laring agar makanan tidak masuk kedalam saluran pernapasan. Dalam esofagus terdapat gerakan meremas-remas untuk mendorong makanan ke lambung. Gerakan tersebut bernama gerakan peristaltik.
3. Lambung
Lambung adalah kelanjutan dari esofagus, berbentuk seperti kantung. Lambung terbentuk dari otot polos yang berfungsi untuk mencerna makanan secara mekanik. Di dalam lambung terdapat HCL yang berfungsi untuk membunuh makanan. Di lambung juga terdapat enzim pepsin dan renin. Enzim pepsin berfungsi untuk mengubah protein menjadi pepton, sedangkan enzim renin berfungsi untuk mengendapkan protein susu.
4. Usus Halus
Pada usus halus hanya terdapat pencernaan kimiawi. Terdapat 3 bagian usus halus yaitu usus 12 jari, jejunum, dan ileum. Pada usus 12 jari terdapat enzim amilase (mengubah zat tepung menjadi amilum), enzim tripsin (mengubah pepton menjadi asam amino), dan enzim lipase (mengubah lemak menjadi gliserol dan asam lemak. Pada jejunum terdapat enzim-enzim yang dapat memecah molekul makanan menjadi lebih sederhana. Pada dinding ileum terdapat jonjotan yang bernama vili yang berfungsi untuk menyerap makanan.
5. Usus Besar
Usus besar terdiri atas usus buntu (appendiks), usus yang menaik (ascending colon), usus yang mendatar (transverse colon), usus yang menurun (descending colon), dan berakhir dengan anus. Fungsi usus besar adalah untuk menambah dan menyerap sisa air yang terdapat dalam feses.
6. Rektum dan Anus
Sebelum feses keluar dari anus, feses akan ditampung dalam rektum.
C. Gangguan Pada Sistem Pencernaan
Gangguan pencernaan adalah gangguan pada saluran pencernaan atau disebut juga saluran gastrointestinal. Saluran tersebut termasuk kerongkongan, hati, lambung, usus halus, usus besar, kantong empedu, dan pankreas. Beberapa jenis gangguan pencernaan dapat berlangsung singkat dan sembuh dengan perawatan rumahan, sementara kondisi lainnya dapat berlangsung lama dan mungkin membutuhkan bantuan dokter untuk mengatasinya. Adapun macam-macam gangguan pencernaan yang umum terjadi antara lain:
- GERD
GERD atau gastroesophageal reflux disease adalah jenis gangguan pencernaan yang terjadi saat asam lambung naik menuju kerongkongan. - Tukak lambung
Tukak lambung merupakan luka yang terjadi pada dinding lambung. Jenis gangguan pencernaan ini disebabkan oleh infeksi bakteri Helicobacter pylori atau efek samping penggunaan obat pereda nyeri dalam jangka panjang. - Batu Empedu
Batu empedu merupakan contoh gangguan pencernaan yang terjadi akibat cairan empedu mengandung terlalu banyak kolesterol dan limbah sisa metabolisme.
- GERD
D. Cara Menjaga Sistem Pencernaan
- Konsumsi makanan bergizi. Pastikan Anda mengonsumsi makanan yang kaya akan serat, vitamin, dan mineral. Serat membantu melancarkan pencernaan dan mencegah sembelit. Vitamin dan mineral penting untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.
- Minum air yang cukup. Air penting untuk membantu proses pencernaan dan mencegah sembelit.
- Hindari makanan yang tidak sehat. Hindari makanan olahan, makanan cepat saji, makanan pedas, makanan asam, dan makanan yang mengandung banyak lemak jenuh dan gula.
- Olahraga secara teratur. Olahraga membantu meningkatkan pergerakan usus dan melancarkan pencernaan.
- Istirahat yang cukup. Istirahat yang cukup penting untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan, termasuk kesehatan pencernaan.
Kesimpulan
Sistem pencernaan manusia adalah sistem organ yang berfungsi untuk mencerna, menyerap, dan membuang sisa makanan. Terdapat beberapa organ yang termasuk dalam sistem pencernaan antara lain: gigi, faring, esofagus, lambung, usus halus, usus besar, rektum, dan anus. Jika kita tidak menjaga kesehatan sistem pencernaan maka kita akan membahayakan dan merugikan diri sendiri.
Daftar Pustaka
- Sepe, F. Y. & Stefanus Stanis, 2023. Buku Ajar Anatomi Fisiologi Manusia. Yogyakarta: Zahir Publishing
- Rogers, Kara, 2011. The Digestive System. New York: Britannica Educational Publishing
- Purjiyanta, Eka, dkk., 2024. IPA Untuk SMP/MTs Kelas VIII. Jakarta: Penerbit Erlangga
- https://www.siloamhospitals.com/informasi-siloam/artikel/9-macam-gangguan-pencernaan-penyebab-dan-cara-mengobatinya
- https://rspj.ihc.id/artikel-detail-408-Pentingnya-Menjaga-Kesehatan-Pencernaan.html
