KAMAL PAQ

Idgham Mutamatsillain :
Idgham mutamatsilain adalah hukum bacaan tajwid ketika dua huruf hijaiyah yang sama persis (baik makhraj maupun sifatnya) bertemu, sehingga huruf pertama dilebur atau dimasukkan ke dalam huruf kedua, membuatnya dibaca seolah bertasydid. Misalnya, huruf ‘ba’ sukun (بْ) bertemu ‘ba’ berharakat (ب), seperti pada bacaan “fa-yuhbi-s-sadaqa”.

Huruf hijaiyah idgham mutamatsillain :

Huruf idgham mutamatsilain merujuk pada dua huruf hijaiyah yang sama (memiliki makhraj dan sifat yang sama) yang bertemu, di mana huruf pertama berharakat sukun dan huruf kedua berharakat hidup.

Cara membaca idgham mutamatsillain :

Untuk membaca idgham mutamatsilain, masukkan huruf pertama yang sukun ke dalam huruf kedua yang berharakat, sehingga kedua huruf tersebut menjadi satu dan dibaca dengan tasydid

Contoh ayat :

 Surat Al-Baqarah ayat 16 (تِّجَارَتُهُمْ),

Idgham Mutajanisain :

Idgham Mutajanisain adalah hukum tajwid yang terjadi ketika huruf sukun bertemu dengan huruf yang sama makhraj (tempat keluarnya huruf) namun berbeda sifatnya. 

Definisi :

Idgham mutajanisain adalah hukum tajwid yang terjadi ketika dua huruf dengan makhraj (tempat keluar) yang sama tetapi sifat yang berbeda bertemu dalam satu kata, di mana huruf pertama mati (sukun) dan huruf kedua berharakat

Contoh huruf hijaiyah Idghom mutajanisain :

Contoh huruf hijaiyah idgham mutajanisain adalah huruf-huruf yang makhrajnya (tempat keluarnya) sama tetapi sifatnya berbeda, yang dibaca dengan cara meleburkan huruf pertama ke huruf kedua dan ditasydidkan. Contoh pasangan hurufnya antara lain Ta’ (ت) sukun bertemu Tha’ (ط) berharakat (misal: وَدَّتْ طَّآئِفَةٌ), Dal (د) sukun bertemu Ta’ (ت) berharakat (misal: لَقَدْ تَّابَ), dan Dzal (ذ) sukun bertemu Dha’ (ظ) berharakat (misal: اِذْ ظَلَمُوا

Cara membaca :

Untuk membaca idgham mutajanisain, leburkan huruf pertama yang sukun ke huruf kedua yang berharakat secara sempurna (idgham kamil) seolah-olah membaca huruf kedua tersebut bertasydid, kecuali pada pasangan huruf tho (ط) bertemu ta (ت), di mana sifat tebal tho tetap disisakan (idgham naqis).

Contoh ayat :  

 Surat An-Nisa ayat 64 (وَلَوْ اَنَّهُمْ اِذْ ظَّلَمُوْٓا

Idgham mutaqariban :

Mutaqaribain adalah istilah dalam ilmu tajwid Al-Qur’an yang merujuk pada hukum bacaan Idgham Mutaqaribain, yaitu meleburkan (mengidghamkan) dua huruf yang berdekatan makhraj (tempat keluar huruf) dan sifatnya.

Definisi :

Idgham mutaqaribain adalah hukum tajwid di mana dua huruf yang bertemu memiliki makhraj (tempat keluar huruf) dan sifat yang berdekatan (bukan sama persis), dan huruf pertama berharakat sukun (mati)

Contoh huuruf:

Contoh huruf Idgham Mutaqaribain adalah Lam sukun bertemu Ra (seperti pada kata “Wa qul Rabbi” di Al-Qur’an) dan Qaf sukun bertemu Kaf (seperti pada “nakhluqkum” di Al-Qur’an)

Cara membaca :

Untuk membaca idgham mutaqaribain, masukkan huruf pertama yang sukun ke huruf kedua yang berharakat, sehingga kedua huruf itu menjadi satu huruf yang bertasydid. Cara membacanya dengan meleburkan bacaan huruf pertama ke huruf kedua tanpa ditahan, seperti pada contoh “Qul Robbi” (قُلْ رَّبِّ) yang dibaca “Qurrobbi

Contoh ayat ;

(Surat Al-Mursalat ayat 20)

اَلَمْ نَخْلُقْكُّمْ مِّنْ مَّاۤءٍ مَّهِيْنٍ

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *